Tuesday, February 17, 2015

Peluang Bisnis Rumahan dengan Modal Kecil

Tulisan kali ini merupakan lanjutan dari dua tulisan sebelumnya yaitu Bisnis Rumahan yang perlu di coba dan Usaha Rumahan untuk ibu Rumah Tangga. Untuk memulai bisnis memang tidak selalu membutuhkan modal yang besar, tapi dengan syarat kita tahu caranya dan tidak mudah untuk putus asa. Jika sudah mempunyai keinginan serta keyakinan maka segeralah bertindak (action) untuk mewujudkannya. Dengan kreatifitas dan ketekunan, kita bisa menyulap hobi, keterampilan atau bakat menjadi bisnis rumahan yang bisa mendatangkan uang yang cukup lumayan. Langkah awal untuk memulai bisnis tak beda jauh dengan bisnis pada umumnya. Hal pertama yang perlu ditentukan adalah jenis usaha, karena merupakan tahap yang sangat menentukan. Berikut beberapa peluang bisnis rumahan dengan modal kecil

Berikut beberapa peluang bisnis rumahan dengan modal kecil

  1. Menjadi reseller produk.

    Menjadi reseller atau agen adalah salah satu alternatif bagi mereka yang ingin membuka bisnis rumahan yang menguntungkan namun juga dengan modal kecil. Ataupun belum bisa menghasilkan produk sendiri. Kegiatan ini biasanya dilakukan para ibu rumah tangga dan dilakukan di sekitar rumah. Selain itu jika Anda menjalankan bisnis rumahan ini, Anda dapat menjalankannya sesuai waktu luang yang dimiliki, tanpa ada tekanan kerja ataupun target yang akan membebani. Produk-produk yang dapat dijadikan peluang bisnis rumahan ini diantaranya usaha jualan baju, jilbab, kosmetik, aksesoris wanita, baik yang bermerk atau yang belum bermerk. Keuntungan yang diperoleh pun bervariatif, tergantung jenis produk yang dijual.

  2. Bisnis aneka kue.

    Pilihlah jenis kue yang paling banyak diminati dan paling cocok dikonsumsi sehari-hari. Contohnya brownies kukus, bolu, pastel, risoles, kue lapis, lumpia dll. Manfaatkan hari-hari istimewa seperti momen ulang tahun atau lebaran untuk menerima orderan kue kering dan cake. Jika rumah Anda berada dilokasi yang strategis, mulailah untuk membuka display di garasi atau di teras rumah. Bisnis makanan tergolong paling menguntungkan, mulai dari 50% hingga 100%. Perputaran uang dalam bisnis ini lebih cepat, karena makanan hampir selalu dibayar tunai. Jadi setelah semua biaya dihitung, tambahkan minimal 50% sebagai keuntungan dalam menghitung harga jualnya.

  3. Usaha gorengan.

    Makanan ringan satu ini banyak digemari hampir disemua kalangan. Berbagai macam ragam jenis gorengan yang telah popular dimasyarakat seperti ; tempe goreng, tahu isi, bakwan, ubi goreng, pisang goreng, tape goreng, dll. Dan jenis gorengan yang paling fenomenal yakni ayam goreng Kentucky Fried Chicken atau KFC, yang dirintis oleh Kolonel Harland Sanders. Menilik kesuksesan KFC, maka dapat diambil kesimpulan bahwa prospek usaha gorengan pun mampu menjadi jaminan masa depan, jika mampu untuk mengembangkan resep yang lebih inovatif dan unik dari jenis gorengan yang telah ada. Untuk modal awal bisnis gorengan ini mulai dari Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000,.

  4. Donat.

    Kue yang memiliki kekhasan dengan lubang di tengah ini, memang cukup dikenal dan disukai mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Mulai dari donat yang dijual di pasar tradisional hingga donat yang bermerk terkenal seperti Dunking Donuts ataupun Donat Jco yang selalu diserbu para penikmatnya. Selain rasanya yang empuk, menu donat juga memiliki variant toping yang berwarna menarik. Mulai dari toping gula bubuk, coklat meses atau caramel, coklat kacang, ataupun keju yang menambah kelezatan kue satu ini. Harga donatpun cukup bervariasi mulai dari Rp 1000,. hingga Rp 30.000,. Untuk pemasarannya tidak terlalu sulit, karena makanan ini telah memiliki pasar yang luas. Anda bisa membuka gerai di depan rumah atau dititipkan ke warung makan, toko kue dan snack, bahkan di stock ke pasar.

  5. Usaha kreatif pigura.

    Selalu ada yang menarik dari limbah kertas. Jika Anda seorang yang kreatif, maka sangat mudah untuk mendapatkan rupiah dengan berkreasi dari limbah kertas. Misalnya dengan membuat pigura karton dengan aneka macam corak warna dan ukuran. Dengan bahan utama kertas karton, berbagai macam pigura dari ukuran 2R hingga 10R dapat Anda hasilkan. Harga pigura karton ini berkisar mulai Rp 2000 hingga Rp 20.000,. Untuk pemasarannya Anda bisa membuka galeri sendiri di rumah, menyewa tempat yang strategis, menitipkan di toko buku, toko kado/pernik, atau di tempat pemesanan undangan. Jangan lupa untuk mencantumkan nama merek dan nomor kontak Anda di setiap pigura ataupun kemasannya.

  6. Warung makan.

    Dengan mempunyai keterampilan memasak Anda bisa membuka bisnis rumahan, yaitu bisnis warung makan. Gunakan resep-resep favorit keluarga atau resep yang sudah Anda kuasai pembuatannya. Jangan tergiur untuk membuat banyak resep, mulailah dengan 3-4 jenis dahulu. Tambahkan jenisnya jika penjualan mulai stabil. Dengan modal kurang dari 1juta, bisnis ini sudah dapat dimulai.

  7. Wadah kotak.

    Wadah atau tempat yang sering digunakan untuk wadah kado, kue, perhiasan, hantaran pernikahan, hantaran lebaran dan sebagainya itu, sampai saat ini masih tinggi akan permintaan. Masa panen produk ini adalah ketika menjelang hari raya dan musim-musim pernikahan yang biasa digunakan sebagai tempat hantaran atau tempat souvenir. Jangan lupa untuk mencantumkan merek dan nomor telp atau alamat yang dapat dihubungi pada setiap produk kotak Anda. Kreatif, inovatif dan memiliki ciri khas, lekatkan pada produk kotak Anda, agar orang mudah mengenalinya.Perlengkapan dan bahan yang dibutuhkan antara lain kertas karton, lem, gunting, cutter, kertas hias, dan pita. Pemasarannya dapat Anda titipkan ke toko-toko souvenir, kado, galeri, sering mengikuti pameran, ataupun dengan membuka toko sendiri di rumah.

  8. Kerajinan merajut.

    Untuk membuka peluang usaha merajut, tidaklah membutuhkan modal yang besar. Yang dibutuhkan adalah ketrampilan dalam merajut dan mampu menghasilkan produk yang bervariasi. Produk paling mudah yang sering diproduksi diantaranya tempat handphone, tas, taplak meja, bandana, topi maupun peci. Karena proses produksinya cukup rumit dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit, maka tak heran jika harga jual produk rajutan dihargai sesuai tingkat kesulitan, kerumitan dan lama pengerjaan. Namun untuk beberapa produk yang mudah dalam pengerjaanya dihargai dengan harga yang murah pula, misalnya saja untuk produk tempat handphone rajut dibandrol dengan harga Rp 5000,. – Rp 15.000,.

  9. Bisnis pulsa elektrik.

    Isi ulang pulsa elektrik dapat ditemukan di manapun karena usaha ini sangat mudah dan sederhana untuk dilakukan. Anda yang ingin menjalankan bisnis ini tidak memerlukan banyak tenaga, hanya dengan bermodalkan telepon genggam dan uang minimal Rp 100.000,. Anda sudah dapat memulainya. Konsumen perdana Anda dapat dimulai dari kalangan keluarga, teman, ataupun tetangga.

  10. Usaha Rumahan Tabung Gas

    Perubahan kebijakan pemerintah nyatanya telah turut andil dalam menentukan arah bisnis dan perekonomian bangsa. Selain itu, kebijakan pemerintah juga melahirkan ide bisnis rumahan baru yang kemudian dapat di jadikan sebagai tambahan penghasilan. Diantara banyak contoh kebijakan pemerintah tersebut adalah konversi minyak tanah ke tabung gas. Semenjak terjadinya konversi tersebut jelas membuat para pengepul minyak bumi kemudian beralih ke gas, pada kalangan bawah, ini juga dapat dijadikan ide bisnis dengan membuat usaha bisnis rumahan tabung gas siap antar. Apakah resikonya kecil? Pertama, gas tidak mengalami pembusukan. Selain itu, anda pun membutuhkan tabung gas bukan? jika anda tidak bisa menjualnya anda masih tidak rugi karena anda bisa menggunakannya untuk diri anda sendiri.

  11. Potong Rambut

    Kalau yang mempunyai keahlian dalam potong rambut tidak ada salahnya untuk mencoba, dan invenstasi yang mahal adalah kursi, dan itupun bisa di akali dengan dengan memesan dengan tukang las, bukan beli yang sudah jadi.

  12. Jualan Lontong

    Usaha Jualan lontong mungkin bisa dicoba untuk ibu-ibu apalagi kalau yang hobi masak, maka jualan lontong bisa dicoba, alat yang digunakan bisa digunakan alat- alat dirumah dan modalnya pun tidak mahal

0 comments:


Post a Comment