Tuesday, February 24, 2015

Tips mengetahui keaslian batu akik

Aslikah batu akik koleksi Anda? Mungkin ini menjadi pertanyaan bagi banyak orang, mengingat mudahnya mendapatkan batu akik yang sudah jadi di pasaran, dan mengatahui keaslian batu akik (agate) menjadi penting seiring dengan popularitasnya yang semakin meningkat. Permintaan batu akik di pasaranpun otomatis semakin melonjak pula. Akibatnya di pasaran tidak saja dibanjiri batu akik asli, tetapi juga produk batu tiruan yang menyerupai akik. Bagi para penggemar batu berpengalaman, tentu saja sangat mudah membedakan mana batu asli dan mana yang imitasi atau tiruan. Namun bagi kita masyarakat awam, yang baru mulai menyukai batu akik, sering kesulitan mengidentifikasi keasliannya. Karena batu-batu imitasi (bukan natural stone) sangat mirip dengan akik asli, bahkan sering terlihat lebih cemerlang dibanding batu asli. Berikut ini adalah tips dan panduan sederhana untuk menguji keaslian batu akik atau batu cincin lainnya
  1. Uji keaslian batu akik dengan smartphone

    caranya melakukannya aktifkan smartphone setelah itu gosokkan dengan lembut batu akik yang diuji di permukaan layar sentuh. Hal itu bisa terjadi? karena akik adalah salah satu batuan alam yang terbentuk dari berbagai macam mineral alam termasuk pula mineral-mineral logam yang bersifat kapasitif. Demikian pula sebuah stylus pen, dibuat dari campuran karet dan mineral logam yang bersifat kapasitif. Sehingga ketika disentuhkan pada permukaan touch screen, batu akik akan bereaksi sama seperti halnya stylus. Sedangkan batu imitasi atau tiruan umumnya terbuat dari bahan semacam kaca atau zircon yang tidak bersifat kapasitif.

    Untuk batu akik yang telah diemban menjadi cincin atau perhiasan lain, cara mengujinya juga sama. Namun anda harus lebih berhati-hati jangan sampai metal embannya (cincinnya) ikut menyentuh touch screen, karena akan menyebabkan proses pengujian menjadi tidak akurat. Emban cincin umumnya terbuat dari logam seperti emas, perak dan stainless stell pada umumnya bersifat kapasitif yang akan bereaksi di atas touch sceen. Sehingga jika batu dan embannya menyentuh maka reaksi touch screen terjadi karena bergesekan dengan emban, bukan batu yang diuji.

  2. Jika Ditempelkan di Pipi Terasa Dingin (untuk Jenis batuan chalcedony dan kristal)

    Jika Batu di letakkan di tempelkan di pipi, terasa dingin insyallah batu itu asli. Jika cepat menghangat bagai mana? Setiap benda yang kita pegang pasti akan berubah hangat karena hantaran suhu badan kita. Untuk batu akik, jika kita pegang akan lama hangat bahkan selalu terasa dingin dan akan cepat mendingin.

  3. Lihatlah Serat dalam Batu

    Lihat serat didalamnya dengan menerawang. Jika asli serat dalam batu terlihat seperti retak-retak dan motif alami, karena jarang sekali kita jumpai batu mulia akik dengan mulus tanpa serat. Anda pasti bisa membedakannya buatan alam dan manusia “serat dalam batu”. Uji coba ini hanya untuk Jenis batuan chalcedony dan kristal.

  4. Goreskan Batu ke Kaca

    Kaca akan membekas atau tergores bila di goreskan ke kaca/cermin. Uji coba hanya untuk Jenis batuan chalcedony dan kristal.

0 comments:


Post a Comment