Friday, March 25, 2011

Misteri Bom Buku Ulil Absar


Misteri Bom Buku Ulil Ulil Absar
sampai dengan saat belum terpecahkan apa yang menjadi motivasi dan penyebab orang mengirimkan bom buku ke Ulil Absar, apakah hal tersebut terkait dengan Kiprah Ulil Absar yang selama ini sebagai orang nomor satu di JIL, atau terkait dengan Ulil Absar sebagai seorang politisi.

Dibawah ini analisis dari Eramsulim, yang mungkin bisa membuka mata kita


Sejumlah analisis soal ini pun mulai beredar di berbagai media tanah air. Mulai dari yang langsung menuduh kelompok Islam dengan sejumlah asumsi yang dipaksakan, hingga yang memperkirakan kalau ini cuma pengalihan isu.

Setidaknya, ada beberapa analisis soal siapa dan target yang diinginkan oleh si pelaku bom buku ini. Antara lain:

Pertama, mereka yang menuduh kalau motif ini didasari oleh pertarungan ideologis. Terutama, ideologi Islam. Hal ini karena target bisa dihubung-hubungkan dengan kelompok yang terkesan anti Islam. Misalnya, Ulil Absar yang merupakan tokoh Jaringan Islam Liberal, Yapto yang dikabarkan sebagai keturunan Yahudi, Goris Mere yang dianggap anti Islam, dan Ahmad Dani yang diduga masih keturunan Yahudi.

Polisi pun mengakui bahwa paket kiriman bom buku yang dikirim ke tokoh-tokoh diataslah yang memang benar-benar bom. Sementara yang lainnya hanya ‘mainan’.

Namun, analisis ini terbantahkan dengan sejumlah fakta sosial yang ada. Yaitu, semua tokoh yang dianggap anti Islam itu bukan tokoh baru. Tapi, sudah tahunan dan tidak ada pemicu baru yang membenarkan tindakan itu secara logika.

Selain itu, pelaku bom kelompok Islam yang dibesar-besar oleh sebagian media massa belum pernah terbukti hingga sekarang. Termasuk bom bali yang sangat kontroversi. Pengamat intelejen pun paham betul kalau pembuat bom di Indonesia terbilang sangat dan sangat sedikit. Dan itu tentu sangat mudah dideteksi.

Kedua, adanya dugaan kalau pelaku terkait dengan isu reshufle kabinet beberapa waktu lalu. Hal ini karena target pertama yaitu Ulil Absar merupakan pimpinan partai Demokrat yang tanpa tedeng aling menyebut menteri siapa saja yang bakal diganti, dan siapa yang akan menggantikan.

Dugaan ini seperti diakui oleh Ulil sendiri ketika memberikan respon meledaknya bom di kantor JIL. Menurut Ulil, bom itu tidak terkait dengan JIL, tapi dengan kiprahnya sebagai pimpinan Partai Demokrat. Ia menyebutnya sebagai isu politis. Ulil menyebut bahwa selama sepuluh tahun menjadi ketua JIL ia tidak pernah mendapat ancaman dari siapa pun.

Ketiga, analisis yang mengatakan bahwa misteri bom ini terkait dengan pengalihan isu penyalahgunaan kekuasaan oleh SBY yang dimuat Wikileaks melalui koran Australia beberapa waktu lalu. Setidaknya, itu disampaikan oleh salah seorang pimpinan Golkar yang juga anggota DPR, Bambang Soesetyo.

0 comments:


Post a Comment