Saturday, February 5, 2011

Kekayaan Hosni Mubarak 70 Miliar Dollar

Kekayaan Hosni Mubarak 70 Miliar Dollar, kekayaan husni mubarak tersebut tersebar dalam bentuk uang tunai di bank-bank di Inggris dan Swiss, serta dalam bentuk properti di Amerika dan Inggris, yang tersimpan di bank-bank di Swiss dan Inggris, demikian pula real estat di London, New York, Los Angeles, dan di kawasan mahal di Laut Merah.


Kekayaan Husni Mubarak berasal dari kekuasaan yang telah 30 tahun menjabat Presiden Mesir dan pejabat militer senior, Mubarak memiliki akses transaksi investasi yang telah menghasilan keuntungan bernilai ratusan juta poundsterling. Sebagian besar diperoleh dari lepas pantai dan deposito dalam rekening bank rahasia atau investasi di bidang perumahan dan hotel. Banyak negara-negara Teluk meminta orang asing memberi saham 51 persen kepada mitra bisnis lokal saat akan memulai usaha. Di Mesir, angka ini mencapai 20 persen, namun masih memberi politisi dan aliansi yang dekat dengan sumber militer keuntungan besar dengan risiko kecil.
Hotel dan tanah di sekitar resor turis Sharm el-Sheikh juga merupakan sumber kekayaan keluarga Mubarak.

Menurut sebuah laporan tahun lalu di suratkabar Arab "Al Khabar", Mubarak memiliki berbagai properti di Manhattan dan kawasan eksklusif Rodeo One di Beverly Hills, Amerika Serikat. Kedua putra Mubarak, Gamal dan Alaa, juga miliarder. Protes yang dilancarkan di depan rumah Gamal di Wilton Place di Belgravia di London pusat, menyoroti nafsu makan keluarga ini.

Amaney Jamal, profesor ilmu politik di Universitas Princeton mengatakan, kekayaan keluarga Mubarak antara 40 miliar dan 70 miliar dollar AS sebanding dengan kekayaan para pemimpin negara-negara Teluk.

"Kekayaan pribadi ini dikumpulkan ketika ia menjabat di militer dan sebagai presiden," kata Amaney kepada ABC News. "Terlalu banyak korupsi dalam rezim ini, menahan sumber daya masyarakat untuk kepentingan pribadi," katanya. "Ini merupakan pola diktator-diktator di Timur Tengah," jelasnya.

Al Khabar melaporkan, hal ini membuat kita paham bagaimana keluarga Mubarak menyimpan kekayaannya di bank UBS Swiss, Bank of Scotland, bagian dari Llyods Banking Group. Christopher Davidson, profesor politik Timur Tengah di Durham University menyebutkan, Mubarak, istrinya Suzanne, dan kedua putranya, mampu mengumpulkan kekayaan mereka melalui sejumlah kerjasama kemitraan dengan perusahaan dan investor asing.

Al Khabar menyebutkan sejumlah perusahaan asing barat yang bermitra dengan keluarga Mubarak, rata-rata memiliki keuntungan 15 juta dollar AS per tahun.

1 comments:

mas robin said...

sedih....,


Post a Comment