Tuesday, June 8, 2010

Pelajaran dari Tragedi kapal Marvi Marmara


Pelajaran dari Tragedi kapal Marvi Marmara yang terjadi beberapa minggu lalu sangat menyayatt hati dan perasaan kita, bagaimana sebuah kapal mavi marmara yang merupakan sebuah kapal misi kemanusian, tanpa takut dicerca tampa takut terhadap negara asal para relawan, Israel dengan kejamnya menembakinya tanpa ampun dan belas kasihan terhadap para relawan dan tragedi kapal Mavi Marmara memberikan pelajaran kepada kita bhwa kita sebagai umat islam sangat lemah tidak ada persatuan ataupun kesetiakawanan dalam membela palestina

Kapal Misi kemanusian Mavi Marmara yang bertujuan untuk memberikan bantuan kemanusian tidak mampu memberikan bantuan karena blokade dari israel

Sekedar untuk mendapatkan bantuan makanan dan obat-obatan pun, kaum muslim di Palestina tidak diperbolehkan. Kejadian brutal seperti ini sudah berulang kali terjadi. Mereka tidak takut lagi dengan kebesaran Islam, karena zionis sadar, kini raksasa itu tengah tertidur.

Mereka tahu, sistem nation state yang terapkan di negri-negri Muslim cukup ampuh untuk menjadi penghalang umat Islam membantu saudaranya. Zionis juga tahu, meskipun mereka melakukan tindakan biadab seperti halnya menghadang rombongan freedom frotilla ke Palestina, penguasa-penguasa muslim tidak akan berani mengirimkan tentaranya untuk menyerbu.

Zionis paham, PBB tidak mungkin berani macam-macam, karena mereka punya sahabat sejati, yakni Negri Paman Sam yang siap mem-veto keputusan apapun dari PBB yang akan merugikan Negara Israel. Apalagi PBB lah yang mengesahkan berdirinya Negara Israel melalui resolusinya.

0 comments:


Post a Comment