Wednesday, June 2, 2010

Manusia Bersisik

Manusia Bersisik , manusia bersisik itu berjenis kelamin laki-laki, kabar ini mulai beredar sejak tiga hari yang lalu selain adanya pria bersisik juga adanya wanita berwajah mirip monyet, dan manusia bersisik itu bukan cerita kosong tapi benar adanya

Laki -laki tersebut bernama Ari Wibawa atau tole berumur 13 tahun, badannya penuh dengan sisik persis seperti ular, selain adanya pria bersisik,di Ende juga anak perempuan yang wajahnya mirip monyet. Sekujur tubuh Septiani mulai dari tengkuk ditumbuhi rambut

Anak laki bersisik tersebut merupakan anak pertama dari erman dan Nur ALi, anak bersisik tersebut berasal dari Desa Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kabupaten Tangerang, Banten. Dari telapak kaki sampai kepala bersisik, dan setiap 41 hari sekali dia berganti kulit dan kejadian ini berlangsung sejak dia dilahirkan, dan dari keluarganya hanya dia sendiri yang menderita kelainan



Menurut Arfan Afandi, kakek Si Tole yang mendampinginya bersama pengurus Yayasan Gebyar Manusia Langka Jakarta, setiap 15 menit tubuh Si Tole harus dibasahkan dengan air. Tak hanya itu, setiap tiga jam tubuhnya juga harus diolesi dengan lotion merek Lacticer seharga Rp 125.000/tube. Lotion ini hanya sekali pakai dan habis.

Jika tak diolesi lotion, tubuh Si Tole akan mengerut menyerupai patung. "Seperti mayat hidup, mirip orang yang tubuhnya terbakar. Mengeras, dia tak bisa bergerak seperti jadi kaku. Kalau dibiarkan terlalu lama, dia tak bisa bicara karena kerutan di mulutnya menjadi sangat keras," kata Afandi kepada FloresStar di Gedung Baranuri, Senin (31/5/2010).

Jika dibiarkan mengeras terlalu lama, mengerut, dan tak diberi lotion, dari tubuh Si Tole akan keluar darah. Si Tole tak bisa bicara dan bola matanya bisa tertarik ke luar. Bahkan, bola mata sebelah kanan tidak berfungsi sama sekali, sementara mata kiri harus diberi obat tetes mata terus-menerus.


Pembawaan fisik Si Tole, nama baru yang diberikan Yayasan Gebyar Manusia Langka, kata Afandi, terjadi sejak lahir di kampung halamannya.

Melihat tubuh Si Tole yang bersisik tak seperti manusia normal pada umumnya, ayah dan ibunya membawanya ke RS Harapan Kita di Jakarta dan dirawat sebulan di sana. Dari RS Harapan Kita, Si Tole dibawa orangtua dan sanak familinya ke seorang dokter di RSUD Tangerang. Hasil pemeriksaan dokter merekomendasikan sisik pada kulit Si Tole bukan penyakit, melainkan kelainan kulit. Dokter menyarankan supaya dioperasi, tetapi keluarga ini tak memiliki biaya yang cukup.









0 comments:


Post a Comment