Monday, August 3, 2009

ISLAM BUKAN AGAMA TERORIS

Sahabat mungkin dengan kejadian - kejadian yang sekarang ini terjadi kita akan berfikir bahwa islam itu keras beringas dan tidak mengenal adab, kita mendengar disana ada bom disni ada bom dan ketika dilakukan penyelidikan oleh pihak yang berwenang, akan tampak bahwa yang boleh dikatakan bahwa yang melakukan tindakan adalah seorang muslim yang taat yang digambarkan bagaimana dengan identitas seorang muslim pakai baju koko, pakai surban dan ketika diperlihatkan kepada keluarganya bagaimana istrinya tersebut memakai jilbab yang bagus atau jilbab yang panjang dan seolah - olah mareka itu sebagai pelakunya, dan kita (terkadang) bahwa mareka pelakunya, tahukah sahabat bahwa islam tidak pernah mengajarkan ataupun rasulnya tidak pernah memberikan perintah bahwa ketika kita tidak suka dengan sesuatu kita langsung ubah dengan cara revolusi atau dengan cara kekerasan, islam tidak pernah mengajarkan hal seperti itu, wahai sahabatku masih ingatkah kita akan perang Salib ketika komandan islam dipimpin oleh Shalahudin alayubi mareka berhasil memasuki dan bisa dipastikan bahwa mareka bisa menaklukan Palestina, apakah Shalahudin membunuh penduduk palestina tidak sahabatku tidak satupun penduduk palestina yang terbunuh, justru penduduk palestina di berikan kebebasan apakah mareka tetap tinggal di Palestina dengan ketentuan mareka harus taat dengan peraturan - peraturan agama islam atan mareka boleh meninggalkan palestina dengan aman, namun tahukah sahabat ketika Palestina sebelumnya berhasil ditaklukan oleh pihak Nasrani sejarah mencatat begitu banyak kaum muslimin yang terbunuh dan yahudi yang tinggal di paletina juga dibantai oleh Salibis dan sejarah juga menceritakan darah menggenang sampai setinggi mata kaki karena begitu banyaknya yang terbunuh, dan kalau kita perhatikan itu dalam suasana perang yang apabila dikatakan hukum tidak berlaku tapi pemimpin islam yang agung mengajarkan kepada kita bagaimana menjadi seorang muslim yang sesungguhnya.

Rasulullah juga mengajarkan kepada kita ketika terjadi peperangan janganlah kamu membunuh Anak - anak, wanita hamil, ataupun para pendeta, jadi harus kita ingat haram hukumnya bagi kita untuk membunuh orang - orang kafir, wahai sahabat sesungguhnya islam itu agama yang mengajarkan kasih sayang kepada umatnya dan tidak pernah memerintahkan kita untuk menjadi umat yang beringas.

Dan yang harus kita ingat wahai sahabatku, Bom Syahid itu hanya diperbolehkan di Paletina dan Jumhur para ulama memperbolehkan bahkan Universitas Al Azhar dengan komisi Fatwa juga membolehkan adanya bom syahid di Palestina, dengan alasan,
bahwa seluruh penduduk Yahudi/israel adalah tentara seperti kita ketahui bahwa israel itu mewajibkan wajib milter bagi seluruh penduduknya, dan anak - anak israel sudah diperkenalkan dengan senjata sejak mareka masih kanak -kanak, jadi pada intinya seluruh penduduk israel adalah tentara

Wahai sahabat ketika pemahaman islam kita bagus insya Allah kita tidak terjebak kepad pemikiran - pemikiran yang menyatakan bahawa islam itu agama teroris, wahai sahabat sesungguhnya umat islam itu adalah sebaik -baiknya umat yang akan menjadi rahmat bagi sekalian alam

Firman Allah QS. Al Imran 110
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS. Al Imran 110)

wahai sahabat marilah kita mencoba memahamkan kepada kawan, kelurga atau paling minimal terhadap diri kita sendiri bahwa islam adalah agama kasih sayang
href="http://www.submitexpress.com/">SRC="http://www.submitexpress.com/submitexpress.gif" BORDER=0 height=31
width=88>

Search Engine
Optimization and SEO Tools

0 comments:


Post a Comment