Tuesday, March 3, 2015

Proyektor Mungil Bisa dimasukan kedalam saku.

Proyektor kini mengalami kemajuan dalam hal ukuran. Kini proyektor hadir dengan ukuran lebih kecil bahkan bisa dimasukan kedalam saku.

Resolusi proyektor saku itu sebesar 854x480 pixels. Memang tidak terlalu besar sehingga kurang pas untuk dilakukan menonton film. Akan tetapi, proyektor saku sangat cocok untuk melakukan presentasi.

Hadirnya proyektor diharapkan mampu memudahkan pekerjaan karena mudah dibawa dan digunakan. Kelebihan lain yakni dapat terkoneksi dengan telepon pintar berbasis android atau dengan tablet. Proyektor juga memiliki slot untuk media penyimpan seperti microSD.

Memiliki kecerahan 50-Lumens dan lebar output 110 inch. Hasil yang dikeluarkan akan semakin maksimal bila ruangan yang digunakan cukup gelap.

Selain speaker internal, proyektor juga mampu disambungkan ke speaker eksternal dengan konektor headphone ukuran 3,5 mm. Kekuatan batere bisa digunakan selama dua setengah jam.

Bila ingin memilikinya, proyektor besutan Lenovo ini bisa ditebus dengan harga $199 atau sekitar dua setengah juta rupiah.

http://video.republika.co.id/berita/video/otomotif-gadget/15/03/03/nkn16j-keren-kini-proyektor-bisa-dimasukan-saku


Share/Save/Bookmark baca selengkapnya

Empat Wilayah Paling Rawan Begal di Ibu Kota

Masyarakat tengah diresahkan dengan kasus-kasus pencurian dengan kekerasan atau pembegalan yang telah terjadi di beberapa wilayah di ibu kota.

Dari hasil evaluasi dan identifikasi Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya diketahui ada beberapa wilayah di ibu kota yang masuk kategori paling rawan tindak kejahatan pembegalan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono menuturkan, di wilayah hukum yang dipimpinnya, wilayah Kabupaten Tangerang menempati urutan pertama dalam kasus pembegalan. "Wilayah yang paling rawan kasus pencurian dengan kekerasan yang pertama adalah Tangerang kabupaten," katanya di Polres Jakarta Selatan, Senin 3 Maret 2015.

Yang tak disangka dan diduga, ternyata ada satu wilayah di Jakarta yang juga berjuluk wilayah paling rawan pembegalan, yakni Jakarta Timur.

"Diikuti wilayah Bekasi dan Kota Depok di posisi keempat," ujar jenderal bintang dua itu.

Kapolda menjelaskan, ada beberapa alasan kenapa wilayah-wilayah itu menjadi tempat rawan kejahatan. Di antaranya karena wilayah itu adalah wilayah pinggiran dan banyak tempat yang masih gelap, khususnya jalan-jalan yang mengarah ke Kabupaten Tangerang.

"Untuk masalah penerangan kami sudah koordinasikan dengan Gubernur dan Pemprov setempat agar diberi penerangan," ujarnya.

Semakin maraknya tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan, Polda Metro sudah mengerahkan personel dengan jumlah yang sangat banyak yakni sekitar 750 personel dari Polda Metro Jaya.

Irjen Pol Unggung Cahyono pun menghimbau agar masyarakat segera melaporkan atau menyerahkan pelaku kejahatan ke pihak polisi, bukan langsung main hakim sendiri. (one


Share/Save/Bookmark baca selengkapnya